GEOGRAPHY SOCIAL PROJECT : Donor Darah Sebagai Langkah Menumbuhkan Jiwa Peduli

GEOGRAPHY SOCIAL PROJECT : Donor Darah Sebagai Langkah Menumbuhkan Jiwa Peduli

Penulis : Sarah Setianingrum (2000387)
Editor : Daffa Fauzan Firjatullah (1905149)

Departemen Sosial Politik khususnya Biro Peduli Masyarakat telah melaksanaan rangkaian dari salah satu program kerja Departemen Sosial Politik yaitu Geography Social Project atau dikenal dengan GSP dengan tema yang diusung tahun ini yaitu “Menumbuhkan Jiwa Peduli dan Berbagi dengan Seribu Langah Aksi”.

Rangkaian pertama dari kegiatan Geography Social Project ini adalah donor darah yang telah dilaksanakan pada hari Jum’at, 12 November 2021. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Departemen Sosial Politik BEM HMPG FPIPS UPI yang bekerjasama dengan PMI Bandung. Donor darah ini dimulai pada pukul 08.00 WIB sampai dengan 16.00 WIB yang berlokasi di PMI Bandung JL. Aceh No. 79, Cihapit, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung. Sasaran utama dalam Geography Social Project ini yaitu mahasiswa aktif Pendidikan Geografi UPI 2021 dan masyarakat umum dengan tujuan menumbuhkan rasa saling mengasihi, peduli, dan empati terhadap sesama.

Kegiatan pertama diawali dengan pematerian oleh pihak dari PMI Kota Bandung. Pematerian ini dilaksanakan selama 25 menit yang berisikan mengenai materi dasar hukum mengenai donor darah, syarat untuk menjadi pendonor dan alur aktivitas pelayanan donor darah. Kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dilakukan oleh pemateri.

Dokumentasi penulis : sesi Pematerian dan Briefing panitia

Setelah selesai pematerian, panitia melakukan brifieng dan membuka kegiatan donor darah. Kegiatan donor darah dimulai dengan mengisian formulir oleh para calon pendonor yang meliputi data diri dan riwayat penyakit medis yang calon pendonor miliki. Seperti berat badan, tidak bertato, tidak memiliki penyakit seperti tekanan darah tinggi, anemia, diabetes dan lain-lain. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan setelah melakukan donor darah. formulir kembali dikumpulkan untuk mendapatkan nomor registrasi. Sekaligus menunggu antrian, para calon pendonor dapat meminum teh hangat atau air mineral yang disediakan.

Para calon pendonor dipanggil satu per satu kedalam ruangan kemudian dilakukan tahap pemeriksaan pendahuluan meliputi berat badan, tekanan darah, dan para calon pendonor akan ditanya seputar kesehatan. Setelah tahap ini selesai akan ada tahap pemeriksaan kesehatan oleh dokter. Calon pendonor yang lolos melalui tahap ini akan diminta untuk cuci tangan dan masuk kedalam tahap pengambilan donor darah. Akan tetapi bagi mereka yang tidak lolos akan diminta untuk kembali dilain waktu.

Dokumentasi penulis : Sesi donor darah

Besaran darah yang didonorkan disesuaikan dengan berat badan calon pendonor, di PMI Kota Bandung sendiri calon pendonor akan diambil darah sebanyak 350 cc sampai dengan 450 cc. Setelah selesai pendonor pun akan diminta istirahat, dalam waktu pemulihan diri para pendonor dapat menikmati makanan dan minuman yang disediakan oleh PMI untuk mengisi kembali tenaga setelah kehilangan banyak volume cairan tubuh.

Donor darah ini ternyata memiliki banyak manfaat untuk para pendonor, selain karena alasan moril, mendonorkan darah dapat meningkatkan produksi darah, memperbaiki sirkulasi darah, menyehatkan jantung, menurunkan kolesterol dan banyak manfaat lainnya untuk mensirkulasi sistem kesehatan darah.

Dari kegiatan ini diharapkan mahasiswa Pendidikan Geografi dan masyarakat umum dapat terus meningkatkan kepedulian terhadap sesama khususnya kepada mereka yang membutuhkan.