Penyelenggaraan Seminar Internasional oleh Pendidikan Geografi UPI

Bandung, UPI

Departemen Pendidikan Geografi bekerja sama dengan Prodi Survei Pemetaan dan Informasi Geografis (SPIG) FPIPS dan Prodi Pendidikan Geografi SPs UPI menyelenggarakan 1st UPI International Geography Seminar (IGEOS) 2017, Selasa, 8 Agustus 2017.

 

IGEOS 2017 yang mengusung tema mengusung tema “Harmony with Nature: Strengthening Relationships between Human and Environment” ini diselenggarakan di dua tempat, Gedung Ahmad Sanusi untuk Plenarry session dan Gedung Numan Sumantri FPIPS untuk poster dan parallel session.

Ditemui disela-sela penyelenggaraan konferensi, Dr. rer. nat. Nandi, M.T., M.Sc. chairman IGEOS 2017 menyampaikan bahwa ajang ini bertujuan untuk mempertemukan ilmuwan akademis terkemuka, peneliti, dan pemerhati geografi untuk saling bertukar pengalaman dan berbagi pengalaman dan hasil penelitian di semua aspek Geografi, Pendidikan Geografi, dan Geosains.

“Melalui platform interdisipliner utama bagi para peneliti, praktisi dan pendidik dalam bidang geografi untuk mempresentasikan dan mendiskusikan inovasi, tren, dan kekhawatiran terkini serta tantangan praktis yang dihadapi serta solusi yang diterapkan di bidang Geografi, Pendidikan Geografi, dan Geosains,” kata Nandi.

 

 

Menurut Nandi, konferensi ini mengusung topik utama keilmuan geografi dengan sub topik bahasan dalam konferensi meliputi pendidikan geografi, landscape, landscape analisis, geopark, sejarah geografi, manusia dan lingkungan, degradasi lahan dan desertifikasi, geografi pemerintahan, geografi pariwisata, hospitality dan perubahan global, bahaya dan risiko bencana, geografi penduduk, toponimi, perkotaan dan megacities, Geografi Ekonomi dan Politik, Karst, water sustainable, Keberlanjutan Sistem Pedesaan, Kesehatan dan Lingkungan, Penggunaan Lahan dan Perubahan Lahan, Lokal, Marjinalisasi, Globalisasi, Respon Daerah dan Lokal, Sains Informasi Geografis, Penginderaan Jauh, Biogeografi, Keanekaragaman Hayati, Gender dan Geografi, Pengetahuan Masyarakat Adat, Agama dan Hak Rakyat.

Kegiatan ini menghadirkan pembicara utama yakni Prof. Ir. Hasanuddin Z. Abidin, M.Sc. PhD (Badan Informasi Geospasial, Indonesia), Prof. Robert Wiley, PhD. (University of Houston, USA), Prof. Shyang-Woei Lin (National Dong Hwa University, Taiwan), dan Prof. Dr. rer.nat. Muh. Aris Marfai, M.Sc., (Universitas Gadjah Mada). Selain itu pada Plenarry session juga diisi oleh para profesor dari Departemen Pendidikan Geografi, UPI selaku tuan rumah yang menyampaikan pemikirannya berkenaan dengan pendidikan geografi dan keilmuan geografi yakni Prof. Dr. Hj. Enok Maryani, MS., Prof. Dr. Ir. H. Dede Rohmat, MT., Prof. Dr. Darsiharjo, M.S., Prof. Dr. Wanjat Kastolani, M.Pd dan Prof. Dr. Dede Sugandi, M.Si.

IGEOS 2017 ini bukan hanya diikuti oleh peserta dari berbagai universitas di dalam negeri, tetapi peserta berasal dari luar negeri yang tercatat seperti dari Iran, India, Amerika, Belanda, Jepang, dan Malaysia. Peserta yang telah memaparkan poster ataupun makalah ini, tersebar diberbagai tema mengirimkan karyanya lebih dari 200 makalah yang diterima. Produk akhir dari kegiatan konferensi ini akan dibukukan dan dipublikasikan dalam bentuk prosiding internasional terindeks Scopus.

 

 

 

 

Ajang ini diharapkan menjadi salah satu ajang internasional yang “spektakuler dan elegan” dengan ditutup oleh acara Gala dinner dan tour museum dengan konsep “Night at Museum” bertempat di Museum Pendidikan Nasional milik UPI. Karena ini adalah kali pertama diadakan oleh Departemen Pendidikan Geografi, Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Universitas Pendidikan Indonesia. (Tim Publikasi IGEOS 2107)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *