GEOGRAPHY ISLAMIC FAIR “Fenomena Hijrah Di Akhir Zaman”

Penulis: Ervika Putri Wulandari (1805612)

Geography Islamic Fair atau yang sering disebut dengan GIF, merupakan program kerja Himpunan Mahasiswa Geografi yang berada dibawah Departemen Kerohanian yang dilaksanakan selama 1 tahun sekali. Tanggal 01 Desember 2018 merupakan hari dimana dilaksanakanya kegiatan Geography Islamic Fair (GIF) dengan mengangkat tema “Fenomena Hijrah Di Akhir Zaman” yang bertempat di Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS), Auditorium, Lantai 6, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Tak kalah dengan acara-acara kajian dan tabligh akbar yang bergengsi, Departemen Kerohanian mengundang narasumber terkenal diantaranya: Ust. Roni Abdul Fattah (Pakar Akhir Zaman), Ust. Abu Takeru (Da’i dan Trainer Muda), dan Kang Yana Umar (Dirijen Viking Persib Club). Acara ini dihadiri oleh para dosen yaitu Bapak Hendro, S.Pd., M.Sc; Dr. Iwan Setiawan, S.Pd., M.Si; Riki Ridwana, S.Pd., M.Sc., Masyarakat Umum, Mahasiswa dari prodi Pendidikan Geografi, dan Sains Informasi Geografi.

Sebelum masuk ke acara inti, peserta disuguhi terlebih dahulu dengan berbagai lantunan sholawat yang dibawakan oleh Borojol Voice (Acapella dari UIN SGD Bandung), dan Hadroh KMNU UPI. Kemudian dibuka dengan sambutan oleh ketua pelaksana yaitu Agus Syaibudin Anwar dari jurusan Pendidikan Geografi Angkatan 2016. Ia menyampaikan bahwa alasan diambilnya tema “Fenomena Hijrah Di Akhir Zaman” karena melihat pergaulan zaman sekarang yang begitu banyak dengan fitnah dunia, oleh karena itu semoga dengan diangkatnya tema ini bisa menjadi pedoman dan pegangan ilmu bagi generasi sekarang. Selanjutnya sambutan dari Bapak Dr. Iwan Setiawan, S.Pd., M.Si. hal yang paling terngiang dibenak para peserta ialah ketika beliau menyampaikan “bahwa benar akhir zaman itu didepan mata, waktu begitu terasa begitu cepat 1 tahun rasanya seperti 1 bulan, 1 bulan rasanya seperti 1 minggu, 1 minggu rasanya seperti 1 hari, 1 hari rasanya seperti 1 jam dan seterusnya. Hal ini karena manusia terlalu sibuk dalam hal dunia”.

Membayangkan akhir zaman tak ada salahnya, bahkan kita dianjurkan untuk senantiasa mengingat mati dan kejadian di akhir zaman untuk meningkatkan keimanan kita, seperti yang disampaikan oleh Kang Yana Umar yang di moderatori oleh Kang Andre Prasasta beliau menyampaikan kepada para peserta bagaimana proses hijrah yang beliau rasakan. merupakan penggemar salah satu klub sepak bola dan berperan aktif dalam Bobotoh menjadikannya memiliki masa lalu yang kelam yang berlangsung selama bertahun-tahun. Namun Allah berkata lain, Allah memberikan hidayah kepada beliau lewat mimpi yang membuat bergetar hati Kang Yana dan dari situlah proses hijrah beliau dimulai sedikit demi sedikit bahkan sampai sekarang ini beliau sudah mampu menggerakan ratusan massa Bobotoh untuk berhijrah, dan memberikan dampak positif untuk lingkungan sekitarnya.

Ust. Roni Abdul Fattah menyebutkan bahwa dunia ini akan mengalami yang namannya 5 fase kepemimpinan, yaitu:

  1. Fase An-Nubuwwah : masa Nabi, yaitu dimana umat islam dipimpin langsung oleh Rasulullah SAW.
  2. Fase Al-Khilafah ‘Ala Minhaj An-Nubuwwah  : yaitu masa dimana umat islam dipimpin oleh Khalifah sepeninggal Rasulullah SAW.
  3. Fase ‘Aadhdhon : Yaitu masa dimana manusia dipimpin oleh Raja-raja yang menggigit dalam artian Raja yang dzalim.
  4. Fase Mulkan Jabarin : Yaitu masa kepemimpinan yang diktator (pemaksa).
  5. Fase Al-Khilafah ‘Ala Minhaj An-Nubuwwah : Yaitu masa dimana khilafah berjalan diatas kenabian).

Dari seluruh fase diatas saat ini kita sudah berada di fase yang ke-empat yaitu Fase Mulkan Jabarin fase dimana kepemimpinan kita saat ini adalah diktator fase dimana umat islam dipimpin oleh orang-orang yahudi, tatanan peradaban dunia dipegang oleh orang-orang yahudi untuk menciptakan (New World Era) yaitu peradaban orang-orang yahudi. Bahkan telah nampak banyak dari tanda-tanda kiamat sugra diantaranya ialah banyaknya gedung-gedung yang menjulang tinggi seperti yang disabdakan oleh Rasulullah SAW:

وَأَنْ تَرَى الْحُفَاةَ الْعُرَاةَ الْعَالَةَ رِعَاءَ الشَّاءِ يَتَطَاوَلُونَ فِي الْبُنْيَانِ

“Dan bila engkau menyaksikan mereka yang berjalan tanpa alas kaki, tidak berpakaian, fakir, dan penggembala kambing, (kemudian) berlomba-lomba membuat bangunan yang tinggi.”

(HR. Muslim).

Oleh karena itu Ustadz Roni menyampaikan bahwa adapun kunci agar kita senantiasa berada dalam lindungan Allah dan terbebas dari fitnah Dajjal Yaitu:

  1. Dengan memperbaiki Iman
  2. Memperbanyak Amal Shalih
  3. Berjamaah (Berkomunitas)
  4. Semangat dan tekad yang kuat dalam berhijrah

Ust.Abu Takeru menambahkan bahwa diutusnya Rasul menjadi seorang nabi termasuk kedalam kiamat sugra dan sudah menjadi penanda dari Akhir zaman, melihat bahwa Nabi Muhammad SAW merupakan penutup para nabi, dan kitapun selaku umatnya termasuk kedalam umat yang terakhir maka tak heran jika diutusnya rasululllah SAW menjadi seorang Nabi ialah merupakan salah satu tanda dari kiamat sugra. Dalam menghadapi fenomena akhir zaman ini hijrah adalah pilihan yang tepat untuk mendapatkan kenikmatan di akhirat, selain itu point plus nya kita pun akan mendapatkan kenikmatan di dunia walau awalnya akan terasa pahit tapi setelah hijrah dan terus  istiqomah dalam menjalankannya maka allah akan berikan kepadanya rezeki yang melimpah, seperti firman Allah:

وَمَنْ يُهَاجِرْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ يَجِدْ فِي الأرْضِ مُرَاغَمًا كَثِيرًا وَسَعَةً وَمَنْ يَخْرُجْ مِنْ بَيْتِهِ مُهَاجِرًا إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ ثُمَّ يُدْرِكْهُ الْمَوْتُ فَقَدْ وَقَعَ أَجْرُهُ عَلَى اللَّهِ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا

( (١٠٠

Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezeki yang banyak. Barangsiapa keluar dari rumahnya dengan maksud berhijrah kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian kematian menimpanya (sebelum sampai ke tempat yang dituju), maka sungguh telah tetap pahalanya di sisi Allah. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (Q.S An-Nisa [4] – 100)